Rabu, 28 Maret 2012

Yang Aku Tau Semua Hanya Satu

Yang aku tau semua hanya satu, hanya sekali, yang pertama sekaligus yang terakhir. Begitu juga tentang kehidupan, satu nyawa yang hanya untuk sekali hidup di bumi,  tidak ada yang ganda, untuk siapapun, tak terkecuali.
Berkali-kali aku bermimpi tentang mati, tentang dunia setelah hidup di bumi, jujur  saja aku takut, bukan karena aku selalu berbuat dosa, tapi juga bukan berarti aku selalu berbuat baik. Banyak hal yang mungkin tidak bisa aku ungkapkan alasannya. Aku tak pernah siap untuk menjadi nyata, entah sampai kapan aku bisa siap dengan kematian, tapi bagi-Mu Tuhan, tak pernah ada kata siap atau tidak dari makhluk yang ingin Engkau ambil nafasnya.
Aku tau, aku sadar, ada sesuatu dalam diriku yang sudah tak sama lagi dengan manusia lainnya, dari luar mungkin tak jauh beda dengan yang lainnya, sesuatu yang terkadang membuat aku sakit, yang membuat aku sadar akan nyawaku yang hanya satu, tentang nafasku yang bisa diambil kapan saja. Aku hanya makhluk lemah, makhluk kecil dihadapan-Mu. Semua milik-Mu, dan hanya akan kembali kepada-Mu.
Aku mencoba, selalu berusaha untuk tidak pernah mengeluh. Ibu, ayah dan kakakku, kalian kekuatanku, malaikatku yang hingga sekarang mampu membuatku bertahan. Tapi semua tak pernah lepas dari keagungan-Mu Tuhan. Kakak keduaku yang sekarang sudah berada dalam pelukan-Mu, yang tak pernah aku tau raut wajahnya, ia pasti sudah bahagia disana, yang pasti akan menjemput Ibu bila sudah tiba waktunya nanti.
Satu hal yang menjadi harapanku, aku ingin membahagiakan mereka sebelum Tangan lembut-Mu meraih nyawa ini untuk kembali. Aku rindu dekapan-Mu Ya Alloh, Tuhanku. Berkali-kali aku merasa jauh dari-Mu, berkali-kali aku menduakan cinta-Mu. Semoga Engkau selalu memaafkanku. Jangan Kau biarkan aku terkorban Tuhan, dengan keindahan dunia yang hanya sementara ini. Amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar